Sabtu, 08 April 2017

Dear.. Pelengkap disela jemariku

Teruntuk dirimu... yang sedang berlayar menujuku.
Aku tak tau entah saat ini kau berada di dekatku, atau bahkan masih singgah di tempat lain. Ntah teman dekatku, atau bahkan sosok yang belum pernah aku kenal?
Ntah tinggi tau sejajar denganku? Ntah mapan atau baru akan menuju kesana?
Ntah tampan rupawan atau biasa saja?
Ketahuilah,  apapun dan bagaimanapun kamu
Aku mencintaimu apa adanya dirimu.

Padamu yang kan menjadi teman hidupku
Aku bukan sosok yang berparas cantik seperti wanita di luar sana.
Aku juga bukan sosok yang pintar.
Aku pun masih menempuh pendidikan agar kelak aku bisa mendidik anak-anak kita kelak dengan ilmu yang aku punya.
Aku belum menjadi apa apa, aku masih membebani orang tua.
Hingga saat inipun hidupku masih dipenuhi orang tua.

Ntah jika nanti saat kita sudah dipersatukan. Mungkin aku kan menuntut hal yang sama. Menggantikan mu seperti posisi mereka.
Namun sayangku, jika kelak aku tlah melebihi batas, tegur lah aku.
Tolong beri aku penjelasan, namun jangan pernah sesekali kau menegur dengan bentakan.
Sungguh! itu membuatku sangat takut. Karna bisa saja itu membuatku trauma jika dekat denganmu. Cukup beri aku penjelasan agar aku mengerti maksud mu.
Sayangku, aku kan sabar menantimu untuk menjemputku menjadi ratumu.
Karna ku yakin, kau lah pelengkap disela jemariku.❤️